Product mananger memegang peranan penting dalam pengembangan produk dalam dengan jangkauan peran yang luas. Karena itu, penting untuk product manager memiliki 10 skill berikut untuk membawa kesuksesan pada proyek yang mereka kembangkan. 

tugas dan tanggung jawab product manager

Secara garis besar, product manager bertanggung jawab untuk mendorong pengembangan produk. Mereka memprioritaskan inisiatif dan membuat keputusan strategis tentang apa yang perusahaan anda ingin bangun. Peran ini duduk di titik tumpu antara kepentingan eksternal (tujuan bisnis, kebutuhan pelanggan) dan internal (developer team yang idealis dalam membangun produk). Selain area eksternal dan internal, mereka juga bertanggung jawab di area teknis, bisnis, dan operasional. Hal ini membuat product manager juga dianggap sebagai CEO dari lini produk. 

Melansir PMI, ada tiga alasan mengapa praktik product management penting untuk sebuah organisasi:

1. Untuk mengembangkan produk yang tepat

2. Menghentikan pengembangan produk yang keliru

3. Menciptakan fitur produk yang tepat di waktu yang tepat

4. Memastikan produk digunakan khalayak

Memiliki peran yang penting, membuat aktivitas product management memiliki tantangannya tersendiri. Dalam proyek pengembangan produk, para developer seringkali memiliki pola pikir dan cara komunikasi yang berbeda dengan klien yang ditangani. Preferensi komersial mereka pun seringkali rendah karena adanya idealisme untuk menghasilkan produk se-inovatif mungkin. Karena itu, menurut Project Management Trainer, Mike Clayton, dibutuhkan peran product manager untuk menyatukan tiga kemungkinan yang berbeda. Yakni teknologi, kepentingan komersial bisnis, dan preferensi pelanggan. 

Menurut Mike, product manager memiliki tugas dan tanggung jawab seperti:

1. Menjembatani Kesenjangan Antar Stakeholder

Ada banyak preferensi yang bisa dimiliki tiap stakeholder, dan penting untuk merekatkannya menjadi satu kesatuan preferensi yang disetujui bersama untuk membentuk sebuah produk. Bisa dikatakan, salah satu tugas utama dari peran product manager adalah tentang menjadi komunikator. Mereka harus bisa tampil sebagai ahli strategi masa depan yang menyatukan seluruh pemangku kepentingan.

2. Menetapkan Arah Strategis Produk

Selain memastikan produk yang dikembangkan sangat inovatif baik dari segi fungsionalitas maupun visual, product manager juga harus mempertimbangkan aspek komersial dari produk tersebut. Mereka harus mampu mengukur keberhasilan komersial produk. Karena itu, mereka harus menetapkan arah strategis produk sejak tahap perkembangan, perilisan, hingga siklus peningkatan (improvement cycle)

3. Menjadi Advokat Produk Secara Internal Maupun Eksternal

Dari segi internal, product manager harus mengajukan dukungan komersial untuk memenuhi kebutuhan sumber daya yang diperlukan selama proses pengembangan , perilisan, dan siklus peningkatan. Karena hal ini pula, product manager seringkali mengemban  tanggung jawab laba dan rugi langsung pada produk mereka selayaknya product owner. 

Dari segi eksternal, mereka harus bertanggung jawab membentuk strategi untuk menciptakan produk yang menguntungkan secara komersial. Mereka harus mengikuti tren pasar untuk memahami kebutuhan dan prioritas klien mereka. 

skill penting product manager
1. Kemampuan Bisnis

Bukan hanya oleh product owner atau tim marketing saja, product manager juga perlu memahami kompetensi bisnis dasar untuk melakukan pekerjaan mereka dengan efektif. Bertanggung jawab untuk membuat startegi pengembangan produk, membuat mereka harus mengetahui perhitungan laba rugi dan arus kas. Hal ini karena mereka harus berkomunikasi mengenai kondisi anggaran saat ini yang diproyeksikan untuk pengembangan produk kepada klien dan stakeholder lainnya. 

2. Kemampuan Pemasaran

Selain keterampilan bisnis, product manager, khususnya yang mengembangkan produk komersil, harus dapat mengembangkan cara untuk membuat produk mereka dapat dipasarkan sebaik mungkin kepada konsumen. Keterampilan pemasaran yang dibutuhkan ole product manager dpaat mencakup kemampuan untuk menanggapi permintaan yang berubah, mengembangkan strategi pemasaran untuk perilisan produk, hingga membuat kerangka penetapan harga.

3. Keterampilan Delegasi

Tim pengembangan sering kali terdiri dari anggota tim multi-fungsi yang semuanya bertanggung jawab atas peran tertentu dalam pengembangan produk. Dalam kondisi ini, product manager harus dapat mengidentifikasi kekuatan setiap anggota tim dan mendelegasikan tugas berdasarkan kemampuan anggota tim tersebut. Keterampilan delegasi ini termasuk mampu menggambarkan dengan jelas harapan objektivitas dari setiap pekerjaan yang ditugaskan hingga memantau performa tim untuk melihat apa yang berhasil dan apa yang tidak selama proses penyelesaian tugas.

4. Keterampilan Teknis

Mampu membuat code memang tidak diwajibkan untuk seluruh product manager, namun kredibilitas seorang product manager dapat dilihat lebih tinggi jika mampu membuat technical code. Mengapa demikian?

Product manager, khususnya yang mengelola produk di bidang teknologi infomasi, bekerja sama dengan tim pengembang untuk menghadirkan solusi digital untuk memecahkan masalah klien mereka. Semakin tinggi pengetahuan teknis mereka, semakin efektif percakapan yang dibangun dengan tim pengembang dan semakin baik keputusan strategis yang akan diambil. 

5. Kemampuan Riset Pasar

Memiliki pengalaman dalam melakukan riset pasar juga penting untuk menjadi product manager yang handal. Ketika membuat konsep produk baru, riset pasar sangat penting untuk mengetahui apakah ada pasar atau audiens untuk produk tersebut. Riset pasar juga membantu product mananger untuk mencari tahu bagaimana produk tersebut dapat melayani pasar tersebut dengan baik.

Kegiatan Ini termasuk menilai kebutuhan pelanggan, mengumpulkan feedback, melakukan wawancara dan survei pelanggan. Untuk memulainya, product manager bisa berkonsultasi dengan manajer pemasaran dan tanyakan kepada mereka persona apa yang telah mereka identifikasi untuk produk yang saat ini dikembangkan.

6. Pengetahuan User Experience 

Meskipun tim produk sering kali menyertakan ahli User Experience (UX) User Interface (UI), akan sangat membantu bagi product manager untuk memiliki beberapa pengetahuan teknis dan praktis tentang user experience. Pengetahuan ini akan membantu product manager untuk berbicara dalam bahasa yang sama dengan tim UX dan UI.  Hal ini juga dapat membantu product manager dalam mengomunikasikan requirement secara lebih efektif.

7. Fleksibilitas

Prioritas dapat selalu berubah-ubah di dalam aktivitas product manajement. Product manajer harus memiliki kemampuan dalam memprioritaskan suatu hal dan harus mampu mengikuti perubahan di bisnis mereka di dalam keadaan yang kompetitif. Namun, mereka harus tetap fleksibel untuk memastikan produk dikembangkan dan dirilis dengan cara yang paling efektif dan efisien.

Anda harus ingat bahwa bisnis dan klien adalah hal yang utama. Maka dari itu, pastikan untuk tidak membiarkan kepentingan pribadi anda mempengaruhi penilaian anda. Kita tentu ingin proyek selesai tepat waktu, tetapi ada kalanya anda perlu membiarkan prioritas di lini lain, seperti kualitas produk misalnya, diutamakan lebih dulu jika memang itu adalah pilihan terbaik yang menguntungkan seluruh pihak. 

8. Problem-Solving

Pada intinya, produk diciptakan untuk dapat menyelesaikan sebuah masalah, baik untuk bisnis maupun untuk klien. Product manager yang baik adalah yang menciptakan sebuah produk yang menyelesaikan masalah yang fundamental. Mempunyai keterampilan problem-solving adalah bagian penting dalam menciptakan ide-ide inovatif dalam pengembangan produk. Hal yang perlu diingat, pastikan untuk selalu berempati terhadap klien anda ketika sesi brainstorming. Masalah mereka harus menjadi poin utama di balik pengambilan keputusan anda.

9. Manajemen Waktu

Product manager seringkali mengelola proyek pengembangan produk yang berbeda-beda di waktu yang sama. Tidak dapat membuat prioritas tentang hal apa yang lebih dulu dilakukan dapat menghambat aktivitas anda dan mempengaruhi hasil pengembangan produk kedepannya. Karena itu, memiliki kemampuan memanajemen waktu sangat membantu product manager dalam menyelesaikan seluruh pekerjaannya dengan tetap efisien, efektif, dan optimal. Kemampuan dalam manajemen waktu selalu dapat diasah selama anda belajar untuk tahu apa yang terbaik untuk anda dan seluruh pihak yang bekerja sama dengan anda. 

10. Leadership dan kemampuan inisiatif

Seperti posisi manajemen pada umumnya, kemampuan leadership sangatlah penting untuk mengelola dan memotivasi tim. Kemampuan dalam leadership ini juga perlu beriringan dengan kemampuan inisiatif agar proses pengembangan produk selesai sesuai dengan timeplan.

Selain itu, product manager sering kali harus memimpin tim lintas fungsi yang mungkin mencakup perwakilan dari tim developer, tim produk, tim teknik, tim pemasaran, tim penjualan, dan lain-lain. Karena itu, kemampuan leadership dan inisiatif yang baik penting untuk ada pada diri product manager untuk membuat semua tim bekerja secara dinamis menuju tujuan yang sama.

Itu dia penjelasan mengenai apa itu project manager, tugas dan tanggung jawab, serta skill yang harus dimiliki project manager untuk meningkatkan kredibilitasnya. Semoga ulasan menambah wawasan anda tentang dunia manajemen proyek. 

Perbarui selalu informasi terkini dan menarik lainnya seputar manajemen proyek di sini bersama Tomps, your project management solution!