By Published On: 24 April 2022Categories: Artikel2,1 min readTags: , , ,

Tahukah kalian Tom-Mates, untuk menjalankan suatu proyek membutuhkan dana atau biaya. Dana bisa diperoleh dari mana saja, tetapi jika dana tidak diatur dan diperhitungkan dengan baik hal itu dapat menghambat pengerjaan proyek tersebut. Biaya atau dana adalah salah satu resource yang paling penting dalam pengembangan sebuah proyek. Maka dari itu, project cost management ialah suatu manajemen terpenting dalam pengembangan proyek itu sendiri. 

Biaya adalah semua sumber daya yang harus dikorbankan untuk mencapai tujuan spesifik atau untuk mendapatkan sesuatu sebagai gantinya. Biaya pada umumnya diukur dalam satuan keuangan seperti dollar, rupiah, dan sebagainya. 

Project cost management adalah suatu aktivitas untuk mengestimasi, mengalokasikan dan mengontrol biaya dari sebuah proyek. Hal ini menghasilkan biaya monitor anggaran yang disetujui dan memberikan dasar keputusan untuk mengendalikan biaya tambahan atau biaya tidak terduga. Faktor biaya ini dapat menentukan seberapa besar biaya yang akan dikeluarkan untuk sebuah proyek. 

1. Perencanaan Sumber Daya 

Pada fase awal, resource yang dibutuhkan untuk menyelesaikan kegiatan proyek perlu ditentukan. Waktu, material, SDM, equipment, dan sebagainya. Setelah semua diketahui, Anda dapat melakukan estimasi biaya.

2. Estimasi Biaya

Setelah mengetahui kebutuhan apa saja yang diperlukan, Anda langsung bisa menentukan estimasi biaya. Anda bisa menggunakan gambaran besaran biaya yang diperlukan dari proyek sebelumnya jika memang terdapat kesamaan. Ketidakpastian yang tersisa dalam perkiraan yang kemungkinan akan mengakibatkan biaya tambahan dapat ditutupi dengan biaya pemesanan (misalnya menggunakan eskalasi dan kontinjensi).

3. Anggaran Biaya 

Estimasi biaya menentukan biaya setiap paket atau aktivitas kerja, sedangkan anggaran mengalokasikan biaya selama periode waktu ketika biaya akan dikeluarkan. Garis dasar biaya adalah anggaran waktu bertahap yang sudah disetujui untuk digunakan.

4. Pengendalian Biaya 

Pengendalian biaya berkaitan dengan mengukur varians dari cost baseline dan mengambil tindakan yang efektif untuk mencapai biaya minimum. Prosedur diterapkan untuk memantau pengeluaran dan kinerja terhadap kemajuan proyek. Ketika informasi biaya yang sebenarnya tersedia akan menjadi informasi penting untuk pengendalian biaya. 

Diantara semua yang telah dijelaskan, Anda harus terfokus kepada pengendalian biaya karena jika anda sudah memperhitungkan biaya yang dibutuhkan tetapi tidak dapat mengendalikan pemakaian biaya tersebut nantinya Anda akan merasakan kesulitan pada akhir proyek.

Dalam melakukan pengendalian biaya pastinya akan merepotkan Anda jika pembukuan proyek tersebut dilakukan secara manual. Hal tersebut sangat membuang waktu dan energi Anda. Agar pengendalian berjalan dengan efektif dan optimal, Anda dapat menggunakan salah satu software yaitu Tomps.

Sejak 2017, Tomps dipercaya sebagai aplikasi manajemen proyek all in one yang telah membantu mengelola lebih dari 40.000 proyek secara real time berbasis mobile dan web. Fokus utama Tomps adalah menjaga efisiensi dan efektivitas proyek berjalan sesuai perencanaan serta mengontrol keberjalanan proyek yang dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Coba Tomps Sekarang
manajemen proyek konstruksiManajemen Proyek Konstruksi: Pengertian dan Informasi Dasar
kontrak harga satuanApa itu Kontrak Harga Satuan? Ini Pengertian Lengkap Kontrak Harga Satuan Dalam Proyek