By Published On: 5 Mei 2022Categories: Artikel4,7 min read
scum

Salah satu penentu suksesnya sebuah proyek adalah sumber daya manusia yang menjalankan proyek tersebut. Tanpa adanya sumber daya manusia yang handal, maka akan mengganggu keberlangsungan proyek agar selesai sesuai waktu yang telah ditentukan. Untuk paham lebih detail mengenai proyek, Tom-Mates harus tahu pekerjaan proyek yang menunjang keberhasilan dari sebuah proyek.

1. Owner (pemilik proyek)

Adalah pihak yang memiliki proyek lalu memberikan kepada pihak yang mampu mengelola sesuai dengan perjanjian kontrak. Owner ini bisa berbentuk perorangan ataupun instansi yang memiliki kewajiban menyediakan anggaran sesuai dengan kebutuhan proyek yang disepakati.

1. Owner (pemilik proyek)

Adalah pihak yang memiliki proyek lalu memberukan kepada pihak yang mampu mengelola sesuai dengan perjanjian kontrak. Owner ini bisa berbentuk perorangan ataupun instansi yang memiliki kewajiban menyediakan anggaran sesuai dengan kebutuhan proyek yang disepakati.

2. Manajer proyek 

Adalah pihak yang menerima penawaran dari pemilik proyek untuk memimpin jalannya sebuah proyek. Berikut tugas dan tanggung jawab manajer proyek :

  • Menentukan pelaksanaan jasa manajemen proyek
  • Memimpin, mengkoordinir dan melaporkan kepada stakeholder lain terkait perkembangan proyek
  • Membuat dan mengontrol keberlangsungan proyek agar berjalan sesuai perencanaan baik dari sisi waktu dan biaya
  • Menjalin komunikasi dengan pihak internal dan eksternal terkait perkembangan proyek

3. Vendor

Adalah penjual atau pemasok material yang melakukan perjanjian kerja dengan kontraktor untuk memenuhi berbagai kebutuhan material proyek

4. Kontraktor

Adalah orang atau badan yang dikontrak oleh pemilik proyek untuk menjalankan pekerjaan proyek berdasarkan isi kontrak yang dimenangkannya dalam tender.

5. Sub kontraktor

Adalah orang-orang yang menjalankan pekerjaan kontraktor utama yang meliputi individu yang menjalankan kontrak.

6. Manajemen kontruksi

Adalah tangan kanan dari manajer proyek yang bertugas melaksanakan pekerjaan yang dibantu oleh tim lainnya yang memiliki keahlian dibidang masing-masing

7. Stakeholder

Adalah pemangku kepentingan baik secara individu, kelompok maupun organisasi. Setiap keputusan mereka akan mempengaruhi kesepakatan, aktivitas dan hasil dari sebuah proyek. Contohnya : sponsor, customer, user, seller, business partners, konsultan, pegawai proyek hingga masyarakat sekitar lingkungan proyek.

8. Site Engineer 

Bertugas untuk :

  • Menyampaikan petunjuk teknis kepada tim dalam melaksanakan pekerjaan 
  • Membantu tim di lapangan dalam mengendalikan kegiatan kontraktor agar tercapai efisiensi pada setiap kegiatan
  • Menjamin semua detail teknis pekerjaan berjalan sesuai perencanaan

9. Structure Engineering

Bertugas untuk :

  • Menjalankan tugas yang diberikan oleh SIte Engineer
  • Menganalisa struktur yang sudah diberikan oleh pihak konsultan
  • Membuat perhitungan struktur untuk dikerjakan oleh mandor

10. Arsitek

Adalah orang yang merancang makro hingga mikro sebuah proyek sehingga memiliki hak untuk mengontrol pekerjaan yang dilakukan kontraktor.

11. Konsultan Struktur

Sangat berhubungan erat dengan arsitek untuk membuat denah bangunan sesuai dengan yang dikehendaki pemilik proyek. Secara spesifik merancang struktur yang sesuai dengan keinginan pemilik proyek melalui kontraktor utama dengan mempertimbangkan kondisi tanag, bentuk bangunan, fungsi bangunan, fungsi bangunan, kondisi lahan hingga kondisi geografisnya.

12. Konsultan Mekanikal dan Elektrikal

Adalah orang yang berperan sebagai pelaksana kerja dalam proyek yang sedang dijalankan baik yang tergabung dalam anggota mekanikal ataupun elektrikal

13. Konsultan Khusus

Adalah pihak atau seseorang yang diangkat untuk menyusun rencana dan pekerjaan yang spesifik dan khusus.

14. Quality Control

Bertugas untuk :

  • Memeriksa kualitas hasil pekerjaan, kualitas bahan material dan membuat laporan bulanan
  • Melakukan pengujian terhadap komposisi material yang akan digunakan

15. Quantity Engineer

Bertugas untuk :

  • Melaksanakan pengawan terhadap pekerjaan kontraktor
  • Menolak dan menerima kontraktor yang tidak sesuai dengan rancangan anggaran belanja
  • Membuat laporan tertulis terhadap pelaksanaan proyek

16. Drafter

Bertugas untuk :

  • Membuat gambar pelaksanaan
  • Menyesuaikan gambar dengan kondisi lapangan
  • Membuat gambar akhir pekerjaan
  • Menjelaskan kepada pelaksana lapangan

17. Akuntan

Bertugas untuk :

  • Membuat dan menyusun buku kas
  • Bertanggungjawab atas kas proyek yang diamanatkan oleh pimpinan proyek
  • Membuat dan menyusun surat pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pembangunan (SPJP)

18. Administrasi dan Umum

Bertugas untuk :

  • Menyiapkan dan menyediakan semua kebutuhan perlengkapan administrasi dan alat-alat kantor untuk menunjang kelancaran proyek
  • Membantu kepala pelaksana proyek dan mengkoordinasi serta mengawasi tata laksana administrasi

19. Mekanik

Bertugas untuk :

  • Mengembangkan, menguji dan menyesuaikan mesia dan peralaran
  • Mengelola proyek dengan prinsip rekayasa dan teknik

20. Operator Tower Crane

Bertugas untuk :

  • Mengoperasikan tower crane sesuai dengan titik-titik lokasi pekerjaan
  • Mengangkut dan meletakan bahan material menggunakan tower crane
  • Menjaga dan merawat tower crane agar selalu dapat beroperasi dengan baik

21. Chief Inspektor

Bertugas untuk :

  • Melakukan pengawasan terhadap setiap pekerjaan yang dilakukan oleh kontraktor agar pekerjaan tersebut sesuai dengan dokumen kontrak yang telah ditandatangani
  • Melaksanakan pengarsiapan atas dokumen surat menyurat, laporan harian, bulanan, jadwal kemajuan pekerjaan dan lain-lain.

22. Surveyor

Bertugas untuk :

  • Melaksanakan kegiatan survei dan pengukuran
  • Melaporkan dan bertanggung jawab hasil pekerjaannya kepada kepala proyek.
  • Membuat daftar alat ukur dan merawat alat ukur optik beserta perlengkapannnya.
  • Mengkoordinir dan mengawasi penggunaan alat-alat ukur.

23. Safety Supervisor dan Safety, Health, and Environment (SHE)

Bertugas untuk : 

  • Membuat program kerja K3 dan perencanaan pengimplementasian agar tercipta lingkungan kerja yang sehat.
  • Memastikan berjalannya program dan membuat dokumentasinya.
  • Memeriksa pada peralatan kerja apakah terdapat aus atau tidak, dan juga memerika kondisi kesehatan tenaga kerja dan lingkungan kerja.
  • Meninjau keselamatan kerja dan pelatihan keselamatan.
  • Mencegah dan melakukan penanggulangan kecelakaan kerja dan melakukan penyelidikan penyebabnya.
  • Memastikan tenaga kerja telah bekerja sesuai dengan SOP.
  • Meninjau dan mengarahkan karyawan bekerja sesuai kewajiban dan sesuai dengan sistem operasi perusahaan.

24. General Affair 

Bertugas untuk :

  • Mewakili perusahaan untuk menjalin hubungan dengan pihak luar seperti Owner, MK, dan Konsultan.
  • Melengkapi semua kebutuhan operasional termasuk seluruh dokumen pada internal perusahaan demi kelancaran kerja perusahaan secara menyeluruh.
  • Bertanggung jawab dalam mendata, memelihara dan merawat seluruh aset perusahaan yang telah dibeli.

25. Petugas Logistik

Bertugas untuk :

  • Melakukan pembelian alat dan bahan material ke supplier atau toko bahan bangunan.
  • Menyiapkan dan mengelola tempat penyimpanan (gudang)

Gimana nih Tom-Mates udah kebayang mau ambil posisi apa? Secara umum baik pekerjaan proyek ataupun luar proyek kenaikan pangkat dan jabatan akan berbanding lurus dengan pengalaman dan keahlian. Jadi jangan khawatir, tetap update skill dan pengalaman ya!

Sumber : Pengadaan

Sejak 2017, Tomps dipercaya sebagai aplikasi manajemen proyek all in one yang telah membantu mengelola lebih dari 40.000 proyek secara real time berbasis mobile dan web. Fokus utama Tomps adalah menjaga efisiensi dan efektivitas proyek berjalan sesuai perencanaan serta mengontrol keberjalanan proyek yang dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Coba Tomps Sekarang
aplikasi manajemen proyekKeuntungan Menggunakan Software Manajemen Proyek
perencanaan proyekPerencanaan Proyek: Pengertian, Manfaat, Hingga Kendala